Dilema konversi minyak tanah ke gas elpiji untuk pemenuhan kebutuhan masyarakat atas bahan bakar rumah tangga terus bergulir dari waktu ke waktu sejak dijalankannya program konversi minyak tanah ke gas tersebut.
Mengganti kebiasaan menggunakan minyak tanah menjadi gas berefek signifikan pada beberapa masyarakat, ketakutan bila tabung gas meledak masih terus menghantui benak mereka. Hal ini ditunjang dengan kualitas kompor gratis yang dibagikan dapat dikatakan kurang baik, sehingga dari segi 'memenangkan kepercayaan masyarakat', langkah yang ditempuh dirasa kurang tepat.
Iklan layanan di masyarakat juga tidak kalah menyesatkan, karena melakukan perhitungan kebvutuhan 4 tabung gas elpiji 3kg sebulan dengan harga @12.750, sehingga ditotal sebulan hanya dibutuhkan dana sebesar Rp.51000. Padahal dalam kenyataannya, harga gas elpiji 3 kg saja berkisar antara 14-15ribu rupiah. Jadi iklan layanan tersebut terasa begitu menyesatkan.
Saya tidak sedang mengajak menyalahkan siapa-siapa, ada benarnya juga langkah konversi yang ditempuh guna mengurangi beban subsidi untuk minyak tanah. Akan tetapi, sangatlah diperlukan peran serta pengambil kebijakan beserta instansi lain yang terkait untuk berusaha lebih keras lagi guna mensukseskan program konversi minyak tanah ke gas elpiji ini :D
Mengganti kebiasaan menggunakan minyak tanah menjadi gas berefek signifikan pada beberapa masyarakat, ketakutan bila tabung gas meledak masih terus menghantui benak mereka. Hal ini ditunjang dengan kualitas kompor gratis yang dibagikan dapat dikatakan kurang baik, sehingga dari segi 'memenangkan kepercayaan masyarakat', langkah yang ditempuh dirasa kurang tepat.
Iklan layanan di masyarakat juga tidak kalah menyesatkan, karena melakukan perhitungan kebvutuhan 4 tabung gas elpiji 3kg sebulan dengan harga @12.750, sehingga ditotal sebulan hanya dibutuhkan dana sebesar Rp.51000. Padahal dalam kenyataannya, harga gas elpiji 3 kg saja berkisar antara 14-15ribu rupiah. Jadi iklan layanan tersebut terasa begitu menyesatkan.
Saya tidak sedang mengajak menyalahkan siapa-siapa, ada benarnya juga langkah konversi yang ditempuh guna mengurangi beban subsidi untuk minyak tanah. Akan tetapi, sangatlah diperlukan peran serta pengambil kebijakan beserta instansi lain yang terkait untuk berusaha lebih keras lagi guna mensukseskan program konversi minyak tanah ke gas elpiji ini :D